Langkah-langkah kesuksesan

Posted on 19 September 2008 by M Shodiq Mustika.
Categories: Meniti Karir.

Sukses bukanlah langkah besar di masa depan; sukses adalah langkah kecil yang diambil saat ini.(Success will never be a big step in the future, success is a small step taken just now.) ~Jonatan MÃ¥rtensson

Benarkah pernyataan itu? (lagi…)

Sukses Tanpa Ijazah

Posted on 6 September 2008 by M Shodiq Mustika.
Categories: Meniti Karir.

Drop-out dari kuliah di perguruan tinggi bukanlah kiamat. Sekalipun dorp-out, bisa saja sukses membangun bisnis lembaga pendidikan. Bahkan, tidak lulus sekolah pun bukan akhir dari segalanya. Sekalipun tidak berijazah, bisa saja menjadi profesor di universitas terkemuka.

(lagi…)

Mengapa Michael Jordan Sukses

Posted on 2 September 2008 by M Shodiq Mustika.
Categories: Meniti Karir.

“Saya gagal memasukkan bola lebih dari 9000 kali lemparan dalam karir saya. Saya kalah [dalam pertandingan bola basket] hampir 300 kali. … Saya gagal, gagal lagi, dan lagi-lagi gagal dalam kehidupan saya. Itulah [sebabnya] mengapa saya berhasil.” –Michael Jordan

(lagi…)

Dihujat malah laris

Posted on 31 Juli 2008 by M Shodiq Mustika.
Categories: Meniti Karir.

Bulan Juli 2008 ini aku dihujat “habis-habisan” di forum MyQuran. Bukannya “habis”, tulisanku malah kian laris (setidaknya menurut ukuranku).

(lagi…)

Haruskah kita menyerah pada takdir yang menyakitkan itu?

Posted on 22 Juli 2008 by M Shodiq Mustika.
Categories: Meniti Karir.

Bagaimanakah sikap kita seandainya terkena penyakit langka yang bernama Still’s Disease? Sel-sel darah putih kita kehilangan kemampuan untuk membedakan antara sel-sel tubuh yang sehat dan bakteri atau virus yang merusak tubuh. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh kita justru menyerang jaringan tubuh yang sehat dan menyebabkan peradangan serta nyeri sendi. Bagaimana?

Mungkin sampai tiga bulan, kita tidak bisa beranjak dari tempat tidur. Kehidupan kita sangat tergantung orang lain. Bahkan, untuk mandi sekalipun, kita harus meminta tolong seseorang. Kalau capek sedikit saja, kita langsung pingsan.

Bagaimana? Apakah kita akan memilih terus berada di tempat tidur?

(lagi…)